Thursday, September 1, 2011

KOREAN FASHION

Haiii ladies dimanapun kalian berada..
siapa yang tidak menyukai segala bentuk baju-baju yang indah, kali ini saya akan sedikitnya berbagi mengenai beberapa contoh fashion korea yang bisa digunakan di indonesia lho...
semoga kalian semua terinspirasi....

baju-baju seperti ini sangat cocok  anda gunakan pada acara semiformal.. bagi anda yang menyukai warna-warna gelap ini akan terlihat semakin elegant..












dan yang ini adalah beberapa contoh pakaian yang bisa kalian gunakan untuk berjalan-jalan..

selamat mencoba...^^v

Tuesday, August 30, 2011

Diet Diabetes Mellitus

Diabetes Melitus (DM) adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan insulin, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf dan pembuluh darah. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO), pada tahun 2000 jumlah penderita diabetes diatas umur 20 tahun berjumlah 150 juta orang.  Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Melitus di dunia, terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap Diabetes Melitus pada Tahun 2000. Tahun 2006 jumlah penderita Diabetes Melitus di Indonesia meningkat tajam menjadi 14 juta orang.
Diabetes Melitus dapat diklasifikasikan menjadi Insulin Dependen Diabetes Melitus (IDDM) dan Non Insulin Dependen Diabetes Melitus (NIDDM). Penderita Diabetes Melitus memiliki gejala khas, antara lain adalah  poliuria, polidipsi, polifagi, berat badan menurun (walau nafsu makan meningkat atau polifagi), dan lemas. Poliuria terjadi karena kadar gula darah yang berlebihan, gula tersebutpun dikeluarkan oleh ginjal, namun karena sifat gula menarik cairan maka volume air kemih akan berlebihan sehingga penderita akan sering kencing. Kehilangan  cairan yang berlebihan akan menimbulkan rasa haus pada penderita (polidipsi). Namun akibat adanya gangguan transportasi gula ke sel jaringan, terutama otot, maka sel-sel tersebut akan kekurangan energi, dengan adanya glukosuria (gula dalam urine) tubuh akan kehilangan energi secara percuma penderita akan merasa lemas dan mudah lapar (polifagia). Kenaikan kadar glukosa dalam darah merupakan suatu tanda pada penderita Diabetes Melitus. 
Komplikasi penyakit Diabetes Melitus dapat dibedakan menjadi komplikasi yang bersifat akut dan kronis (menahun). Komplikasi akut meliputi ketoasidosis diabetika (DKA), koma non-ketosis hiperosmolar (koma hiperglikemia), dan hipoglikemia. Sedangkan komplikasi kronis meliputi komplikasi mikrovaskuler (mikroangiopati) dan komplikasi makrovaskuler (makroangiopati). Penanganan diabetes terutama diabetes tipe II terdiri atas empat pilar, yaitu edukasi, perencanaan makan (diet diabetes), latihan jasmani (exercise) dan intervensi farmakologis yang terdiri atas pemberiaan obat-obat hipoglikemik oral atau pemberian insulin.
Menurut Pranadji dkk  (2000), jenis diet Diabetes Melitus terdiri dari:
a.  Diet B diberikan pada pasien dengan indikasi tidak tahan lapar, hiperkolesterolemi, usia >15 tahun. Perbandingan KH: Protein: Lemak = 68%: 12% : 20%. Jumlah kebutuhan serat adalah 35g/1000 Kal.
b.  Diet B1 diberikan pada pasien dengan indikasi memerlukan protein tinggi seperti pada ibu hamil dan menyusui, masa pertumbuhan, mengalami patah tulang, penderita hepatitis kronik atau sirosis hati, tuberkulosis paru, selulitis (gangren), hipertitoid, kanker, mengidap penyakit infeksi cukuplama atau dalam keadaan pasca bedah. Perbandingan KH: Protein: Lemak  = 60% : 20%: 20%.
c.   Diet B2 diberikan pada penderita Diabetes Melitus dengan nefropati diabetik. Creatinin serum = 2,5 – 4 mg/dl dan klirens kreatinin =  25 – 60 ml/menit.  Perbandingan KH: Protein: Lemak = 68% + tinggi kalori (>2000 Kal) : 12%+ kaya asam amino essensial: 20%.
d.  Diet B3 diberikan pada pasien dengan indikasi DM + komplikasi ginjal CCT 7-25 ml/menit. Energi tinggi, protein 40 g/hr, sisa energi KH : Lemak = 4:1.
e.  Diet puasa: tanpa insulin, gula darah <200 mg/dl. OAD diminum saat buka, dan olahraga setelah tarawih.
Tujuan diet Diabetes Melitus adalah untuk memulihkan dan mempertahankan kadar  gula darah normal, mencegah dan menangani komplikasi, memberi cukup energi untuk mempertahankan atau  mencapai berat badan normal. Syarat diet Diabetes Melitus terdiri dari:
a.  Energi cukup, perbandingan karbohidrat, lemak, dan protein tergantung ada tidaknya  komplikasi.
b.    Cukup mineral dan vitamin.
c.    Kolesterol ≤ 300 mg/hari.
d.   Rendah garam bila ada hipertensi dan komplikasi lain.
e.    Gula murni tidak boleh, utamakan karbohidrat kompleks.
f.     Tinggi serat, terutama serat larut air.
g.    Frekuensi makan sering tetapi dalam porsi kecil (Uripi, 2010).

I MISS U

Alway the exactly same sky and always the same day
Only thing that is different is that you are not here
I thought I've let you go. Without anything left
No, no. I still haven't been able to let you go

Longing for you, I am longing for you.
Because I am longing for you, I call you and call you by myself everyday
Missing you, I am missing you.
Because I am missing you, now I just call out your name like a habit. Even today

Day by day, I feel like I am dying, so what could I do?
Love you, Love you I love you
Without even being able to tell you these, I've had to let you go like that

Sorry, I am sorry.
Can you hear me?
Could you be able to hear my late confession?
I love you.